Halo…
Salam Bahagia, Pembaca! Setelah kemaren aku posting tentang 180
derajat: 10 Manfaat Jamur, Perlukah Mengkonsuminya Setiap Hari?, sekarang aku bakal mengulas tentang YOGHURT. Yups, Minuman dari
hasil fermentasi segala jenis susu, bukan hanya susu sapi aja nih, namun
yoghurt juga dapat terbuat dari berbagai jenis susu lainya, seperti: susu almond,
dsg.
Yoghurt
ini sering kali dikaitkan dengan pola menu sehat ataupun menu diet. Aku rasa
hampir semua orang tahu akan hal itu. Namun, apa aja sih manfaat dari produk
sehat ini? Sesuaikah dengan kebutuhan kita? Atau apa aja sih yang kalian tahu
tentang yoghurt?
Ok,
pertama aku bakal ulas dari mulai kata
“yoghurt” yang ternyata berasal dari bahasa Turki yaitu Jugurt yang artinya
padat dan tebal. Meski yoghurt dianggap sebagai makanan kekinian dari barat.
Konon, masyarakat Timur Tengah telah akrab dengan sajian satu ini bahkan sejak
4500 tahun lalu atau sekitar 3 abad SM, tidak seperti sekarang yang memiliki
aneka ragam pilihan, dan banyak produk yang dijual dengan tekstur cair atau
botolan. Dahulu, yoghurt hanya susu yang menyerupai gumpalan padat dengan
rasanya yang sedikit masam. Yoghurt sendiri merupakan fermentasi gula susu (laktosa) menjadi asam laktat (Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus
bulgaricus), yang membuat rasa susunya berubah dan mengental.
Apa Saja Kandungan yang Terdapat dalam
Yoghurt?
Yoghurt
mengandung Probiotik, Protein, Kalsium, Vitamin Riboflavin(B2),
Asam Pantotenat(B5), Kobalamin(B12), Fosforus, Yodium, Tryptophan, Potasium, dan Magnesium.
Beberapa perusahaan juga ada yang menambahakan Vitamin D pada produk yoghurt mereka.
Setiap
merk atau produk yoghurt memiliki kadar kandungan yang berbeda-beda, sebaiknya
pastikan komposisi dan labelnya sebelum membeli.
Apa Saja Manfaat Yoghurt?
Dari
kandungan diatas, kita liat yuk apa aja sih manfaat yoghurt bagi tubuh kita:
2. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
3. Membantu Menurunkan Berat Badan
4. Mencegah Osteoporosis
5. Menurunkan Tekanan Darah
6. Menjaga Kesehatan Tulang
7. Meningkatkan Kesehatan Usus
8. Membantu Tubuh Lebih Rileks Sama Halnya Seperti
Meminum Coklat
9. Membantu Pembentukan Otot
10. Memulihkan Energi Pasca Olahraga
11. Membantu Terhindar dari Virus Flu
12. Melindungi Kesehatan Gisi dan Gusi
13. Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Kapan Waktu Terbaik Mengkonsumsi Yoghurt?
1. Sebelum Makan Pagi/Siang/Malam
2. Istirahat (Pendamping Cemilan)
3. Sebelum Tidur
4. Saat aktif (Setelah Olahraga/Berpergian Jauh)
2. Istirahat (Pendamping Cemilan)
3. Sebelum Tidur
4. Saat aktif (Setelah Olahraga/Berpergian Jauh)
1. Pilih
yoghurt yang mengandung kultur aktif yang masih hidup dan khasiat
mikroorganismenya tetap terjaga. Cara mudahnya adalah dengan membeli yoghurt
yang disimpan di suhu dingin/lemari es yang masih segar, namun belum dibekukan.
2. Perhatikan
label kemasan dan pilih yang mengandung potongan buah asli bukan ekstrak atau
esens.
3. Hindari
produk yang mencantumkan gula di urutan pertama atau kedua dalam daftar label
bahan-bahan.
4. Pilihlah
produk yang mengandung sedikitnya 15 persen sampai 35 persen kebutuhan kalsium
per harinya.
6. Kalau
kamu punya riwayat sakit mag/gastritis, sebaiknya perhatikan keasaman yoghurt.
Meski, bakteri baik yang dikandung yoghurt dapat memberi dampak positif
bagi kesehatan pencernaan penderita gastritis, akan tetapi rasa asam dalam
yoghurt dapat merangsang gas dalam perut yang kemudian membuat lambung terasa
perih.
8. Idealnya
dalam sebuah produk yogurt, protein yang harus ada adalah sekitar 6 gram.
9. Dalam
satu penyajian, yogurt hendaknya mengandung tidak lebih dari 200 kalori.
10. Perhatikan
tanggal kedaluwarsanya.
11.
Konsumsi yoghurt dalam jumlah cukup setiap hari secara teratur agar
khasiatnya dapat dirasakan.
Selama
penulisan artikel ini, jujur sih aku lebih banyak belajar tentang yoghurt dan
gimana milih yoghurt yang enggak asal-asalan untuk dapet manfaat yang maksimal.
Ternyata banyak banget produk yoghurt yang harusnya bikin kita sehat, tapi
malah banyak kandungan yang sebaiknya enggak ada atau jumlah kandungannya yang
berlebih.
Intinya
selalu cek label dan komposisi produk(walaupun ribet, ya usahainlah). Kalau
kalian nemuin produk yoghurt plain, sebaiknya sih pilih yang ini. Kalian bisa
berkreasi dan nambahin topping atau buah kesukaan kalian sendiri. Meski Yoghurt
Plain konon masih ditambahkan beberapa komposisi lain, seperti gula dsg. Namun,
jumlahnya cenderung jauh lebih aman dibanding produk dengan pemanis, pewarna,
dan perasa buatan alias enggak asli.
Kesehatan
merupakan karunia dan pilihan. Tugas kita hanya membuat pilihan, dan bertindak
bijak soal pilihan tersebut. Semoga artikelnya bermanfaat, dan sehat selalu 😊
Sumber Gambar: Pixabay
Penulis: Esa Rahmayanti Al-Rasyid



mari gabung bersama kami di Aj0QQ*c0M
ReplyDeleteBONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
BONUS REFERAL 20% seumur hidup.